Tampilkan postingan dengan label Aqidah. Tampilkan semua postingan

gravatar

akan tetapi agar hatiku tetap mantap (dengan imanku)

Berikut Ini Adalah Ibrah Keimanan yg Haq (ainul yaqin) dari kisah Nabiyulloh Ibrahim berikut :



Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata, “Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati.” Allah berfirman,”Belum percayakah engkau?” Dia (Ibrahim) menjawab,” Aku percaya, takan tetapi agar hatiku tetap mantap (dengan imanku). “Dia (Allah) berfirman,”Kalau begitu ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah olehmu kemudian letakkan di atas masing-masing bukit satu bagian, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera. “Ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.

gravatar

Persaksian Fitrah dan Akal

     Fitrah dan akal telah mengakui dan bersaksi bahwa alam mempunyai Tuhan (rabb) Yang Maha Kuasa, Maha Penyantun, Maha Tahu, Maha Pengasih, zat dan sifat-Nya Maha Sempurna, hanya menghendaki kebaikan untuk hamba-hamba-Nya. Dia menurunkan untuk mereka syariat yang sesuai dengan nilai baik dan buruk yang tertanam di dalam pikiran mereka. Juga sesuai dengan tabiat mereka yang memilih sesuatu yang bermanfaat dan meninggalkan yang berbahaya dan merusak. Dan, syariat ini menjadi saksi atau bukti bahwa Dia adalah zat yang paling bijak (paling banyak hikmah-Nya), pengasih, dan bahwa Dia mengetahui segala hal.
     Jika ini telah dipahami, maka ketahuilah bahwa bukanlah hikmah ilahi, dan bahkan bukan hikmah raja-raja di dunia ini kalau mereka memberitahu rakyat apa yang diketahui dan mengungkapkan politik yang diterapkan dalam mengurus kehidupan. Sampai dalam masalah tinggal, mereka memberitahu rakyat tentang sebab dan tujuan mereka tinggal di sebuah daerah tertentu. Kalau mereka memerintah rakyat atau mengutus utusan kepada mereka atau mengatur urusannya, mereka harus memberitahu rakyat tentang sebab, tujuan, atau temponya. Juga pengaturan urusan makan, pakaian, atau kendaraan, tujuannya harus diberitahukan kepada rakyat.

gravatar

Tiga Basiroh Manusia

     Bashirah manusia dalam cahaya yang cemerlang ini terbagi ke dalam tiga bagian.
     Pertama: orang yang tidak memiliki bashirah iman sama sekali. Dia hanya melihat kegelapan, guntur, dan kilat. Dia meletakkan dua jarinya di telinganya karena takut kepada suara petir, dan meletakkan tangan di matanya karena takut melihat kilat, khawatir akan membutakan mata. Pandangannya tidak menjangkau apa yang ada di balik itu semua, seperti rahmat dan sebab-sebab kehidupan yang abadi. Orang seperti kelompok pertama ini adalah orang yang menutup mata terhadap agama. Dia tidak menerima agama Allah SWT yang diturunkan untuk hamba-hamba-Nya meskipun dia telah menyaksikan semua ayat-Nya. Itu karena ia termasuk orang yang telah diputuskan agar sengsara dan celaka. Faedah peringatan (indzaar) bagi orang seperti ini adalah mendirikan hujah atas dirinya, agar dia disiksa dengan dosanya sendiri, bukan semata- mata dengan pengetahuan Allah SWT bahwa dia memang harus menerima siksa.

gravatar

Sebab^^ Yang Mendatangkan Rizki Part III


Ketujuh: Berbuat baik kepada orang lemah.

Nabi saw menjelaskan bahwa Allah SWT memberi rezki kepada hamba-hamba-Nya dan menolong mereka disebabkan kebaikan mereka kepada orang-orang lemah, dari Mus’ab bin Sa’ad r.a. berkata: Saad r.a. melihat bahwa dirinya memiliki kelebihan atas orang lain( orang lemah), maka Rasulullah saw bersabda:

Kalian tidaklah mendapat pertolongan dan rezki melainkan disebabkan oleh orang-orang lemah diantara kalian“ (HR: Bukhari).

gravatar

Sebab^^ Yang Mendatangkan Rizki Part II


Ketiga: Tawakal kepada Allah SWT.

Dan diantara sebab yang mendatangkan rezki adalah: tawakal kepada Allah SWT, Allah berfirman:


“ Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (At-Talak: 3).

Maka barang siapa hatinya senantiasa terkait dengan Allah SWT dalam usaha memperoleh manfaat dan menolak madharat, menyerahkan semua urusan kepada-Nya, niscaya Allah SWT akan menghilangkan darinya apa yang menggelisahkanya dan sirnalah apa yang menyusahkanya dan Dia memberinya rezki dari arah yang sempit atas manusia.
Dan Nabi saw bersabda:

“ Kalau sekiranya kalian bertawakal kepada Allah SWT dengan tawakal yang sebenarnya, niscaya Dia akan member kalian rezki yang sebagaimana Dia memberi rezki kepada burung yang pergi di waktu pagi dengan perut kosong dan pulang di waktu sore dalam keadaan kenyang” ( HR: Ahmad dan Tirmizi, disahihkan oleh Al-Bani).

gravatar

Sebab^^ Yang Mendatangkan Rizki Part I


        Segala puji bagi Allah semata, salawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhamad, keluarga dan sahabatnya.

Akhir-akhir ini banyak orang mengeluhkan rezki cupet, hilangnya keberkahan, beratnya beban hidup dengan segala kebutuhanya. Mencari rezki dan penghidupan menjadi tema yang cukup menyita fikiran dan menggelisahkan kebanyakan mereka, hingga mereka menempuh berbagai jalan dalam memperolehnya, ada yang mencuri, menjalankan praktek riba, menyogok, ada juga yang berprilaku munafik dan menipu, menumpahkan darah, memutuskan silaturahim dan meninggalkan ketaatan kepada Allah SWT, dan sebagainya, kesemua itu dilakukan demi penyesuaian dengan lingkungan dan memenuhi tuntutan jiwa, keluarga dan keturunan.

Mereka lupa bahwasanya Allah SWT telah menggariskan serta menjelaskan sarana-sarana yang dapat mendatangkan rezki bagi hamba-hambanya, Dia menjanjikan bagi orang yang komitmen denganya akan diberikan keluasan rezki, menjamin baginya kesuksesan dan keselamatan dari segala yang tidak diinginkan, memberinya serta rezki dari jalan yang tidak terduga.

gravatar

Antara Ajal dan Rizki

      Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada baginda Rasulullah, dan aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNya dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.. Amma Ba’du.

      Dari   Abdullah    bin    Mas’ud   ra   berkata, Rasulullah  saw memberitahukan kepada kita dan beliau adalah orang yang jujur lagi terpercaya: Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam perut ibunya selama empat puluh hari, kemudian berubah menjadi segumpal darah seperti itu, kemudian menjadi segumpal daging dalam masa seperti itu kemudian diutus kepadanya malaikat lalu dia meniupkan ruh padanya dan diperintahkan baginya untuk menulis empat perkara: Diperintahkan baginya untuk menulis rizkinya, ajal dan amalnya serta apakah dia bahagia atau sengsara.1